.: THIS BLOG IS BUILT AND DEDICATED TO YOUR EYES ONLY :.

Tuesday, August 12, 2008

the secret, buku sesat yang diikuti banyak orang

Anda udah baca buku the secret? Atau nonton filmnya barangkali. Anda terpengaruh?

Ha. itu wajar

Adalah sifat-sifat manusia untuk mudah terpengaruh dengan hal yang menawarkan jalan pintas untuk meraih kebahagiaan.

Meminta segala sesuatu pada semesta? Walah, memangnya siapa pula semesta itu? Law of Attraction? Istilah apalagi ini? Istilah bikin-bikinan yang coba dijustifikasi dengan fisika kuantum dengan dasar pemikiran yang dangkal. Bawa-bawa fisika kuantum dengan pemahaman yang seujung kuku, menganggap diri menemukan sebuah rahasia besar alam semesta. Membuat praduga untuk makar terhadap Tuhan, memutuskan hubungan antara makhluk dengan khalik. Menghapus eksistensi Tuhan sebagai pencipta alam semesta.

Berhati-hatilah!

Buku ini menyesatkan! buku ini berisi ajaran sesat kaum pagan yang dikemas dengan pencitraan moral yang baik dan argumentasi yang menarik : BERPIKIR POSITIF!. Hohoho kedengerannya sungguh bijaksana. Namun benarkah tak ada maksud tersembunyi dibalik itu?

“Kendalikan pikiran Anda, maka Anda dapat menciptakan semesta Anda. Kendalikan pikiran Anda, maka Anda dapat mewujudkan semua yang Anda inginkan. Menciptakan masa depan Anda sendiri. Menentukan takdir Anda sendiri. Sebab pikiran Anda adalah magnet terkuat di jagat raya. Dengan kekuatan pikiran, Anda dapat menarik segala sesuatu untuk mewujud menjadi kenyataan material yang anda inginkan. Sungguh menakjubkan bukan?...” Kira-kira begitu propaganda Rhonda Byrne dalam buku dan filmnya : The Secret (untuk seterusnya saya singkat TS)

Bohong!

Buku ini adalah musang berbulu domba. Ini adalah ajaran sesat! yang bersumber dari ordo mistis kuno kaum Rosicrucian, sebuah sekte kuno yang menggali dan meramu warisan kaum pagan. Perhatikan, simbolnya saja ditulis dengan tetesan darah. Tidakkah anda curiga akan hal ini? Ajaran ini adalah penyakit ribuan tahun. Musuh hampir semua agama. Mereka sejenis dengan aliran freemasory, scientologis, kaballah, theosophical, illuminati. Mereka adalah sekte rahasia yang tak muncul kepermukaan dengan bendera. Mereka sekte underground. Bergerak dengan aba-aba simbol-simbol yang menyusup kesegala lapisan masyarakat

Kenapa mereka musuh semua agama?

Jawabannya satu : ideologi mereka menolak eksistensi Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Mereka agak berbeda dengan penganut ateis murni, karna ateis murni hanya tak percaya Tuhan. Sedangkan mereka lebih jauh dari itu. Mereka hendak makar terhadap Tuhan. Memposisikan diri serupa Tuhan. Dan melemparkan Tuhan sebagai sosok imajiner (sosok yang seolah ada namun sebetulnya tidak).

Rasa ingin tau membuat saya mencari banyak informasi. Buku TS yang tadinya hanya saya baca-baca sekilas, saya beli (belakangan saya nyesal karna ternyata ebooknya gampang didownload. Buku sampah kok dibeli…buang2 duit aja). Nonton filmnya. Googling diinternet tentang TS dan LoA. Sebagai pembanding saya juga baca buku Al quran, The Ultimatum Secret, yang berisi semacam apa ya, telaah fenomena TS dan LoA dalam ajaran Islam (terus terang saya kecewa dengan tulisan Astrid Darmawan dan Muhammad Hidayat yang masih terpedaya dengan buku TS. Mungkin lain kesempatan saya akan menulis kritik tentang buku karya Astrid D / M. Hidayat ini juga, yang ternyata setelah saya baca banyak mencampur adukan ajaran islam dengan hal-hal bid’ah serta filsuf barat yang sesat).

Sebetulnya saya tak begitu tertarik membahas buku ini jika saja saya tak melihat suatu fenomena, bahwa begitu banyaknya saudara saya sesama muslim terpengaruh dan percaya apa yang dikatakan Rhonda Byrne dkk dalam buku ini. Saya tak akan membahas detil mengenai latar belakang, asal muasal kepercayaan yang dikenal sebagai new age atau “aliran jaman baru” ini. Jika barangkali tertarik, silahkan Anda cari tau sendiri ajaran yang kembali booming menjelang abad kesembilan belas ini. Adapun tujuan saya membuat artikel ini untuk mengingatkan pada saudara saya seaqidah agar jangan sampai terpedaya dengan teori busuk Ronda Byrne dkk, dalam TS.

Kenapa buku TS berbahaya terhadap aqidah islamiyah? Sebab ajaran ini memanipulasi kaidah sunatullah, membelokkannya dengan argumentasi sesat agar sesuai dengan keyakinan mereka. Selain itu mereka mengklaim tokoh-tokoh terkenal dunia seolah mempercayai TS. Untuk meyakinkan argumentasi mereka juga menyitir pendapat para tokoh tersebut lalu membelokkannya penafsirannya agar sesuai dengan konsep TS dan LoA.

Saya tidak sedang berpikiran sempit atau menyempitkan permasalahan. Saya yakin dengan membaca buku ini Anda tidak tergoda mempertanyakan eksistensi Allah swt. Bahkan bisa jadi Anda merasa semakin meyakini Allah. Namun yang perlu Anda waspadai adalah dasar anda berpikir. Sulit memang menyadari terkikisnya tauhid. Karna ini berada pada tingkat kesadaran akan tauhid rububiah yang berlanjut pada tauhid hakimiah (penetapan segala hukum, termasuk hukum alam adalah hak Allah semata). Namun secara sederhana dapat saya katakan : Jika Anda mempercayai TS maka aqidah Anda teracuni. Mengapa demikian? Sebab Anda tanpa sadar meyakini adanya law of attraction, hukum tarik menarik yang sesat dan tidak berdasar. Mengapa LoA saya katakan sesat.

1. LoA menyingkirkan Tuhan sebagai Pencipta alam
2. LoA hanyalah suatu komposisi sunatullah dan qudratullah yang disalahtafsirkan.
3. LoA bertentangan dengan banyak hukum alam.

LOA MENYINGKIRKAN TUHAN SEBAGAI PENCIPTA ALAM SEMESTA

Mari kita simak pendapat James Ray (pakar TS/LoA) tentang apa yang disebut Tuhan.

“Anda pergi ke fisikawan kuantum dan bertanya, “Apa yang menciptakan dunia?” Dan ia akan berkata, “energi”. Baiklah jelaskan energi itu. “Energi tidak pernah dapat diciptakan atau dihancurkan. Dulu, sekarang, maupun nanti; energi selalu ada, segala sesuatu yang pernah ada selalu ada. Energi bergerak ke dalam bentuk, melalui bentuk, dan keluar dari bentuk. Anda pergi ke seorang teolog dan bertanya, “apa yang menciptakan semesta?” dan ia akan berkata, “Tuhan”. Baiklah jelaskan tentang Tuhan. “Dulu, sekarang, maupun nanti, Tuhan selalu ada. Tidak pernah bisa diciptakan atau dihancurkan. Segala sesuatu yang pernah ada, dan akan selalu ada, selalu bergerak ke dalam bentuk, melalui bentuk, dan keluar melalui bentuk. Anda lihat ini adalah penjelasan yang sama dengan terminologi yang berbeda…”

Saya jawab : Tidak.

Tuhan tidak sama dengan energi (dengan terminologi dan kaidah apapun). Tuhan adalah Dzat yang berbeda dengan ciptaannya (mukhalafatuhu lil hawadits). Mari kita lihat dalilnya dalam al quran tentang sifat Allah :

... Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.(QS. Asy-Syûra: 11)

Jika pengertian law attraction hanya terbatas pada bahwa setiap mahluk yang mempunyai kemiripan mengalami ketertarikan itu masuk akal (Ibnu Qayyim Al Jauziah juga berpendapat sama). Tapi menyakini bahwa gelombang pikiran dapat mengendalikan alam semesta (universe), hingga mewujud menjadi hal yang material, itu adalah doktrin sesat dan menyesatkan. Sebab sebagaimana kita tahu bahwa hanya Allah saja yang menciptakan alam ini, Allah yang menurunkan rezeki dan hujan, Allah yang memelihara dan mengatur seluruh alam, Allah yang menghidupkan dan mematikan.

yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya
(QS Al Furqaan ayat 2)

Energi, waktu, ruang itu mahluk Allah swt. Sesuatu yang Allah ciptakan pasti akan berakhir, kecuali Allah menghendaki lain. Kesimpulan energi dikatakan kekal, sejatinya kekekalannya itu berada dalam lingkup/bingkai alam semesta. Bukan dalam kaidah tak terbatas. Energi eksis karna ada ruang dan waktu sebagai pembentuk dimensi, sebab energi butuh ruang untuk ditempati dan waktu untuk bereaksi. Jadi energi ada dalam bingkai waktu. Jika ruang dan waktu saja tidak kekal, apalagi penghuninya. Jadi maksud dari “kekekalan energi” itu adalah bahwa energi tak akan lenyap (hanya berubah dari bentuk satu kebentuk lain), selama alam semesta ini ada. Jika alam semesta ini musnah, energi dengan sendirinya sirna.

Jadi membawa bawa teori fisika kuantum untuk menarik kesimpulan bahwa energi (dalam terminologi fisika) = tuhan (dalam terminologi teologi) itu bukan hanya salah kaprah namun amatlah tidak masuk akal. Bagaimanapun pada tatanan iman. Ada suatu batas ketika pengetahuan manusia (yang seperti air di ujung kuku) mandeg untuk mengetahui rahasia Tuhan yang luas tak terbatas.

APA YANG DIANGGAP LOA SEJATINYA HANYALAH SUATU KOMPOSISI SUNATULLAH DAN QUDRATULLAH YANG DISALAHTAFSIRKAN.

Jika kita membaca buku Alquran The Ultimate Secret (untuk selanjutnya saya singkat ATUS) yang ditulis Astrid Darmawan dan Muhammad Hidayat, maka kita dapatkan penjelasan bahwa fenomena LoA dengan bersandar pada surah Al Jatsiyah ayat 13 :

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.

Tampaknya Astrid / Hidayat keliru jika memahami ayat ini, sebab makna menundukkan yang dimaksud ayat ini bukanlah berarti alam semesta dapat diperintah oleh manusia sekehendak hatinya. Namun makna “menundukan” dalam ayat ini adalah “menyediakan”

Oleh sebab itu Buya Hamka dalam tafsir Al Azhar menerjemahkan “wa syajaralakum…” adalah “dan disediakanNya untukmu” bukan “dan ditundukNya untukmu” sebagaimana terjemah resmi depag RI. Agaknya Buya ingin lebih menegaskan maksud dari ayat tersebut bukan hanya terjemah literluc.

Dengan demikian maksud ayat ini adalah Allah menyediakan semua yang dibumi dan dilangit untuk keperluan manusia. Agar manusia dapat hidup secara layak. Sedangkan sifat-sifat dari alam itu sendiri Allah yang menentukan, tidak dikuasakan kepada manusia. Oleh karenanya alam tak akan dapat berprilaku diluar iradat-Nya (sunatullah). Kecuali Allah menentukan lain (qudratullah). Dan pengecualian itupun bukanlah diluar sunatullah tapi merupakan bagian dari sunatullah bahwa kadang alam berlaku diluar prilaku normalnya atau anomali (atas perintah Allah).

Jika dibiarkan memilih tentulah alam tak sudi melayani kebutuhan manusia yang penuh dengan perbuatan dosa dan maksiat, sebagaimana bumi keberatan untuk diambil tanahnya dalam penciptaan Adam AS. Namun atas kehendak Allah alam tunduk dan patuh pada ketentuan Allah tanpa pernah membangkang sedikitpun jua.

Cobalah Anda bayangkan bagaimana kacaunya alam semesta ini jika prilaku alam (langit dan bumi) dikuasakan pada kehendak manusia sebagaimana pemahaman Astrid/Hidayat. Sebab lain orang, lain kehendak. Yang satu ingin turun hujan. Yang satu lagi sebaliknya. Yang lain lagi ingin turun salju. Yang satu ingin panas. Chaos bukan?

Oleh karena itu pembenaran teori LoA dengan membawa-bawa ayat 13 surah Al Jatsiyah adalah salah kaprah. Hal ini lebih terang lagi jika kita simak surat An Nahl ayat 12 :

Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya)

Perhatikan “…dengan perintahNya”. Jadi bukan perintah manusia, atau energi pikiran manusia. Melainkan perintah Allah!

Jelaslah bahwa yang dimaksud “menundukkan” itu, alam ditundukkan prilakunya oleh Allah demi kepentingan manusia. Bukan berarti memberikan Allah kekuasaan pada manusia untuk memerintah alam semesta sekehendaknya. Sebagaimana kita takkan dapat menahan malam / siang untuk datang dan pergi semau kita. Apalagi memerintah alam semesta mewujudkan keinginan kita dengan kekuatan pikiran hingga mewujud menjadi materi sebagaimana yang Rhonda Byrne dkk yakini. Hal itu bukan hanya menentang hukum alam tapi juga tak masuk diakal (doesn’t make any sense!) alias tak dapat diterima dengan logika manapun.

Lalu bagaimanakah menjelaskan fenomena seperti yang dikatakan TS?

Dalam hadist Qudsi dinyatakan :

Sesungguhnya Allah berfirman : Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku dan Aku akan senantiasa menyertainya apabila berdoa kepadaku.

Jika hal ini yang menjadi sandaran keyakinan Anda dalam membaca fenomena mengapa apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda inginkan terkabulkan. Mengapa hal-hal positif yang kita pikir dan harapkan terjadi pada kita, mewujud. Inilah yang sesuai dengan syariat. Namun jangan sekali-sekali berpikir bahwa pikiran Andalah yang mewujudkan keinginan Anda. Jangan sekali-sekali berpikir bahwa pikiran Andalah yang menarik semua hal mewujud : itu syirik!

Hadist qudsi ini bukan membenarkan rumusan LoA, sebagaimana yang dipahami Astrid / Hidayat. Namun hadist ini merupakan rahmat dan kasih sayang dari Allah kepada hambanya yang selalu menjaga hati, memelihara pikiran positif dan menjauhkan prasangka buruk. Allah mengajak hambanya untuk senantiasa berprasangka baik, karna banyak kebaikan di dalamnya. Secara psikologis keyakinan akan sesuatu akan mendorong kita untuk mencapainya. Orang yang yakin akan sukses ketika berikhtiar tak akan mudah menyerah oleh kegagalan yang dialaminya. Hingga berbekal keyakinan itu dia akan berikhtiar sekuat tenaga. Dan sudah sunatullah, bahwa biasanya orang yang berusaha keras akan diberikan keberhasilan mencapai apa yang diinginkan, meskipun tidak selalu.

Perlu dipahami bahwa ada dua komposisi ketentuan dari Allah terhadap mahluknya. Satu melalui mekanisme proses yang biasa kita kenal dengan sunatullah atau hukum alam. Yang kedua tanpa proses, hal yang merupakan ketentuan Allah langsung tanpa melalui jalan yang disangka-sangka (qudratullah). Orang biasa menyebutnya kebetulan. Padahal sesungguhnya tidak ada kebetulan dalam hidup ini karna semua diatur Allah. Komposisi dari kedua jalan ini sesungguhnya seringkali kita temukan dalam kehidupan, hanya mungkin jarang kita menyadari.

TS MEMBANTAH MENGINGKARI HUKUM ALAM DAN LOGIKA AKADEMIS

Thomas Alfa Edison melakukan 19.000 kali percobaan sebelum menemukan bagaimana caranya membuat kawat yang dialiri listrik berpijar tanpa menjadi putus. Edison punya keyakinan pada teorinya. Dan dia berupaya mewujudkan keyakinannya dengan jumlah percobaan yang membuat ahli manapun menyerah. Seandainya Edison menganut paham the secret maka barangkali kita takkan akan menikmati lampu pijar hingga kini. Sebab TS hanya mengajarkan pada kekuatan keinginan dan mimpi, tanpa perlu tau upaya mewujudkannya. Mari kita tengok apa yang dikatakan buku TS :

“Anda tidak perlu tahu bagaimana akan terjadinya. Anda tidak perlu tahu bagaimana semesta akan menyusun ulang dirinya” (Joe Vitale)

Penjelasan buku TS :

“Bagaimana itu akan terjadi? Bagaimana semesta akan mendatangkannya bagi Anda? Bukan masalah atau pekerjaan Anda. Biarkan semesta melakukannya bagi Anda. Jika Anda berusaha mengetahui bagaimana itu akan terjadi—Anda memancarkan frekwensi kurangnya keyakinan—Anda tidak percaya bahwa Anda sudah memilikinya. Anda pikir Anda sendiri yang harus melakukannya dan Anda tidak percaya bahwa semesta melakukannya untuk Anda. Caranya bukanlah bagian Anda dalam proses penciptaan ini”

Lihatlah bagaimana teori TS menyuruh kita untuk tidak memikirkan cara mewujudkan keinginan (karna dianggap akan menghasilkan energi kekurangpercayaan). Logika ini mengingkari hukum alam. Sesuatu itu tidak mewujud begitu saja jatuh dari langit. Tuhan menyuruh kita berikhtiar untuk mewujudkannya. Untuk itulah kita memerlukan ilmu pengetahuan sebagai sarana mewujudkannya. Sedangkan ilmu sendiri mengisyaratkan kita untuk bertindak secara terencana dan sitematis. Jadi teori TS dalam hal ini juga membantah logika akademis!

“Penciptaan selalu terjadi. Setiap kali seseorang mempunyai pikiran, atau cara berpikir kronis yang panjang, ia sedang berada di dalam proses penciptaan. Sesuatu akan mewujud dari pikiran-pikirannya” (Michael Bernard Beckwith)

Kalimat Bernard sang paka TS tersebut kalau didengar sekilas tampak sederhana dan tidak berbahaya. Tapi jika dirunut sampai ke akar dari hakikat apa implikasi pernyataan ini sesungguhnya? Menyingkirkan Tuhan. Karena pikiranlah yang berperan menciptakan realita. Diri Anda, hidup Anda, lingkungan Anda. Bahkan semesta. Jadi dimanakah Tuhan? Semestalah tuhan. Karna semesta datang dari pikiran Anda, maka Anda-lah tuhan. Atau tepatnya tidak ada tuhan karna Anda sendiri dikatakannya hanya rangkuman energi kosmis yang berinteraksi dan bagian dari alam semesta. Itulah hakikat pendapat Bernard. Na’udzubillah min dzalik. Jangan sampai kita terbawa pola pikir ini.

Mari kita dengar pendapat DR. Fred Alan Wolf (yang katanya pakar fisika kuantum)

“Dalam fisika kuantum dikatakan, bahwa Anda tidak mungkin memiliki sebuah semesta yang tidak dirasuki akal, dan bahwa akal membentuk segala sesuatu yang ada”

Hahaha.

Belum pernah saya dengar kebodohan paradoksal macam begini. Entah atas dasar teori fisika kuantum mana kesimpulan ini ditarik DR Fred Alan Wolf. Memangnya manusia yang membentuk lingkungannya sendiri? Yang ada manusia berinteraksi dan dipengaruhi lingkungan. Memangnya manusia yang menciptakan semestanya sendiri? Padahal manusia itu ada sesudah semesta itu tercipta. Lantas mendasari teori ini darimana datangnya alam semesta. Sedangkan manusianya belum ada. Teori kuantum model mana yang bisa berkesimpulan setolol itu, Mr. Fred?

(tidak usah mendebat pendapat ini. karna “kenyataan” sudah membantahnya)

TS/LOA MEMBANTAH LOGIKA MEDIS!

Apa fungsi rasa sakit?

Rasa sakit diberikan Allah pada tubuh manusia adalah karunia agar manusia bersyukur pada kehidupan. Selain itu, dari sudut pandang medik rasa sakit adalah warning bahwa ada yang tidak beres pada tubuh. Jadi jika Anda merasa sakit, pasti ada yang tidak beres pada tubuh Anda. Anda harus berobat. Pada kondisi mental tertentu kadang manusia mengabaikan rasa sakit. Kadang seseorang bahkan tidak percaya dirinya sakit. Karna selama ini dia berpikir dirinya sehat-sehat saja. Jadi bagaimana bisa orang jatuh sakit? Sementara orang tersebut tidak berpikir dirinya akan sakit. Nah dari situ saja teori TS sudah terbantah.

Sikap Mental positif memang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Sebab bagaimanapun kerja organ-organ tubuh dipengaruhi oleh faktor emosi. Emosi adalah bagian dari sistem unik yang turut mengontrol sistem faal tubuh manusia. Emosi merupakan salah satu faktor dari rangkaian sistem biologis. Antara emosi dan fisik mempunyai kaitan erat, yang jika terjadi ganggungan keseimbangan yang satu maka yang lain juga terpengaruh. Jadi tidaklah benar bahwa emosi penguasa segala sesuatu. Emosi hanyalah bagian dari sistem bukan penguasa.

Sebenarnya banyak sekali contoh hal dan pendapat (yang dipaparkan oleh pakar TS) yang tidak logis dan bertentangan dengan hukum alam. Namun tampaknya orang yang terkesima dengan buku TS telah menutup mata dan logika mereka terhadap kenyataan. Mereka lebih memilih percaya pada omong kosong ini (sayang sekali). Terbukti ketika ada orang yang mengkritik TS langsung dihujat habis-habisan.

Saya pikir kita sebagai pembaca harus kritis. Jangan menelan mentah-mentah apa yang kita baca. Sebab buku itu seperti makanan. Jika makanan adalah sumber nutrisi tubuh, maka buku adalah makanan pikiran. Nutrisi bagi jiwa. Ada makanan menyehatkan. Ada makanan jungkies. Ada makanan beracun. Namun yang jelas, tak ada makanan yang tak mengandung toksin.

Demikian pula dengan buku. Ada buku yang lebih banyak manfaat daripada sampahnya.. Ada buku sampah. Adapula buku beracun. Namun yang jelas tak ada buku yang tak mengandung racun. Nah bila organ-organ tubuh dan antibodi berfungsi memilah dan membunuh bibit penyakit maka tugas kita selaku pembaca adalah menggunakan nalar dan ilmu yang kita miliki untuk menyortir sebisa mungkin agar racun itu jangan sampai merembes ke otak lalu meracuni pola pikir kita apalagi iman kita.

catatan :
Karna artikel ini berhubungan dengan aqidah maka saya tulis dengan hatihati dan upaya maksimal untuk menghindari kesalahan, baik kesalahan saya sendiri maupun kesalahan penafsiran pembaca terhadap apa yang saya paparkan. Saya manusia dengan sedikit ilmu, tentu banyak kesalahan. Jika ada yang tidak sesuai mari kita diskusikan. Bacalah dengan teliti.
karangs@ti, 12082008)

48 comments:

syilpid said...

untung belum baca buku ts

katanya sih bagus .. tapi emang sedikit mencurigakan ...

thanks for info :)

BaNi MusTajaB said...

Sikap kritis terhadap teori apapun mutlak diperlukan. Tulisan Anda dapat membuka mata siapapun yang sejauh ini telah mengidolakan The Secret.

surya_adipraja said...

hebat...salut...
akhirnya ada juga orang yg berani melawan arus - trend, ayo mas ungkapkan lagi hal lainnya...jangan cuma berhenti di The Secret.
saya selalu mendukung pikiran2 terbuka terhadap sesuatu yg baru

Anonymous said...

The Secret itu yang mengarang orang barat. Lebih mengandalkan logika (fisika) daripada spiritual (Ketuhanan). Jadi wajar saja kalau ada yg tidak suka krn terlalu mendewakan fisika. Tapi menurut saya tetap ada nilai positifnya. Saya baru tau kalau berdoa itu ternyata harus yakin/berprasangka baik kepada Allah. Sebab jika berprasangka buruk, bisa tidak terkabul. The Secret versi Islam bisa anda baca di buku "QUANTUM IKHLAS". Intinya dibuku itu adalah harus menanamkan pemikirian, perasaan yg positif (ikhlas) utk meraih keberhasilan.

Anonymous said...

apa2 yg dari orang barat koq dianggap sesat. The secret itu ditujukan untuk semua orang (universal), makannya gak pake pendekatan religi. Atheis pun bisa mempraktekannya. Nah kalo buat orang Islam jangan ditelan mentah2 dong. Serap yg positifnya dan buang yang tidak baik. Buku ini gak perlu dianggap sesat. Cukup dimodif saja melalui pendakatan religi atau budaya masing2 negara.

Widada Prawira said...

Untung saya udah baca jadi ngerti,tapi masalah persepsi itu tergantung masing-masing orang yang membaca. thanks infonya

karang setyo said...

Pro dan Kontra adalah hal yang biasa di dunia ini , hehehehe

BaNi MusTajaB said...

Setiap bangsa memiliki resep sukses yang memiliki kesamaan dengan bangsa lain di dunia.
Dalam budaya Nusantara, resep sukses itu terangkum dalam istilah cipta, rasa dan karsa. Tiga kata itu merupakan kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan.Dahulu, kemampuan manusia dalam mengolah cipta, rasa, karsa telah menghasilkan peradaban menakjubkan. Silahkan mampir di:
http://gus7.wordpress.com/2008/08/19/298/

Dewi said...

Hehe....

Anonymous said...

QUANTUM IKLAS itu sama sesatnya dengan THE SECRET !!! Herannya kok di buku itu begitu banyak tokoh-tokoh yang mendukung dan merekomendasi. QI diklaim berasal dari "local wisdom Indonesia", tapi isinya adalah hasil reset BARAT (aliran New Age, konsep Hindu kuno yang dikemas moderen) semua. Mana "local wisdom Indonesia"-nya? Dikibulin semua tuh para tokoh itu oleh Erbe Sentanu. Jadi ingin tahu buku ke-2 dan ke-3 lanjutan QI, pasti tambah jelas sesatnya !!!

Anonymous said...

QUANTUM IKHLAS itu tidak ada hubungannya dengan FISIKA QUANTUM. Itu bohong-bohongan saja untuk mengemas ilmu perdukunan kuno supaya kelihatan moderen dan ilmiah. Orang atheist pun bisa mempraktekkan "doa" model QI dan mendapatkan hasil tertentu, tapi itu perdukunan, bukan iman taqwa ikhlas yang bener.

karang said...

ya sekarang memang banyak orang yang sok-sok bawa fisika kuantum buat membenarkan pendapat mereka agar terkesan ilmiah. padahal pengetahuan mereka tentang fisika kuantum nol besar.

beberapa waktu yang lalu setelah menulis artikel ini saya baca buku "the secret of the secret" yang ditulis karen kelly. ternyata kecurigaan saya benar. bahwa the secret memanipulasi fakta-fakta. bahkan dr. fred alan wolf membantah bahwa fisika kuantum mendukung ts. rhonda byrne telah memotong-motong apa yang is sampaikan, agar sesuai dengan ajaran ts.

ts hanyalah perdukunan kuantum. tak ada bukti sama sekali bahwa fisika kuantum mendukungnya.(karangsati)

HitmanSystem.com said...

Nice exposition, saya setuju dengan apa yang dijabarkan. Anyways, bicara soal fakta / mitos / kebohongan The Secret, saya baru saja mengembangkan sebuah buku digital terbaru yang akan mentransformasi mindset tentang dinamika sosial pria-wanita Indonesia dalam dunia romansa dan percintaan, berjudul The Secret Law of Attraction (bukan sampah new age seperti yang beredar selama ini), sekaligus mengandung cara otomatis untuk melipatgandakan popularitas dan trafik blog Anda.

Download rahasia besar tersebut dalam buku digital yang terdapat di Solusi Romansa.

yahya said...

setuju nih...
boleh saya buat linknya di blog saya? saya juga membuat tulisan ttg hal yg sama, tapi lebih sederhana...
di www.yahyatp.wordpress.com

Anonymous said...

sesudah membaca buku, memang terkesan berbau syrik, apalagi jika salah nenafsirkannya. buku ini benar atau tidak itu bukan hak dari penulis tapi hak dari pembacanya.
bagi gw sih ini hanyalah ilmu pengetahuan saja tentang berpikir positif.
manusia harus selalu mengunakan akalnya, tanpa akal, tidak ada syariat, tidak ada kewajiban sholat, puasa, atau apapun juga. Syarat beribadah itu berakal, artinya mampu berpikir.

dodywae said...

sebaiknya kita jangan melihat hanya dari satu sisi saja. cek blog ini juga:
http://visi-sukses.blogspot.com/2008/01/secret-law-of-attraction-menurut.html

PUPUNK said...

Bro..jangan suudzon dengan segala sesuatu hal, the secret yang dianggap sesat sendiri tidak pernah suudzon dengan agama manapun.. aku rasa the secret dan quantum ikhlas sama aja konsepnya bagus,tapi kalo di quantum ikhlas ada dalih menjelekan orang lain(the secret) justru ini yang buat aku curiga semacam profokasi publik untuk kepentingan bisnis pribadi semata ...ajaran the secret juga ada dalam al qur'an koq, ask, answer dan receive. Lihat surat Al Mukmin 60 " Mintalah kepadaku(ask) niscaya akan kujawab(answer&Receive).." bagiku konsep the secret sangat-sangat dahsyat luar biasa yang mampu merubah kehidupanku menjadi sukses dengan merubah pola pikir dan segala sesuatu menjadi sangat-sangat mudah& semua yang kita inginkan bisa terwujud..tinggal cara kita memanifestasikannya agar sesuai dan tidak bertentangan dengan ajaran islam

Anonymous said...

thx bro artikelnya, gw sedih dg kondisi temen gw yg malah melepas jilbab stlah ikut pelatihan Quantum Ikhlas. Katanya stlh lepas jilbab jadi lebih ikhlas dan lebih dikabulkan doa2nya. Sedih bener ...belajar sesuatu dg meninggalkan aqidah dan syariah pasti akan melenceng..thx sekali lagi bro

sakho' said...

bicara tentang sampah, jangankan the secret ...kitab suci Al-qur'an saja ada yg ngatain sampah..
jadi ikhtilaf itu memang tak harus dibesar-besarin.
selama menjalani the secret, kami sama sekali tak merubah paham aqidah islamiyyah, dan sama sekali tdak sama seperti apa yg anda pikirkan & katakan, memang dalam the secret tdk mencantumkan unsur ketuhanan, mungkin karena untuk universal/umum atau karena penulisnya non muslim, nah kita yg sebagai umat islam harus pandai pandai dalam memilah milah agar tak jadi umat yg terbelakang.
jgn telan mentah mentah nanti muntah......wkwkkwwkwkwwkwwk..

Anonymous said...

Berfikir positif ajalah. Sy yakin yg baca ts pasti ga ditelan mentah2 pasti dimasak dulu hehe,, sy pribadi justru lebih meyakini akan keberadaan dan kebesaran Allah swt stlh baca ts. Sebenarnya kalo bener2 memahami Al Quran, segalanya ud ada disitu cuma jarang qt memahami secara mendalam..

Yudi Rachadiansyah said...

makasih broo,, biarpun belum membaca dengan detail.. tp pikiranku jadi terbukaiffe

bos aba said...

laus deo.

the secret "law of attraction", karya rhonda byrne.

satu buku yang bisa buat aku berpikir positif dalam berbagai hal.

bos aba said...

Al Qur’an sangat mendukung hukum ketertarikan ( Law of Attraction) ini. Banyak ayat Qur’an yang mendukung prinsip bahwa kejahatan atau keburukan akan menarik keburukan, dan kebaikan akan mendatangkan kebaikan pula antara lain:


“ Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan. ( Al Jatsiyah 15)”


Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa
(dari kejahatan) yang dikerjakannya. ………(ALBAQARAH 286).


Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).(AR RAHMAN 60)


Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri
dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri,….
(AL ISRAA’ 7)

tamu said...

keliatannya banyak komen yang nggak menangkap maksud yang ditulis oleh penulis nih...

biar gue bantu jelasin deh
maksud penulis tuh bahwa hukum sunatullah yang dipelintir dan diselewengkan sedemikian rupa oleh rondha byrne dkk menjadi paham new age yang berlandaskan law attraction. yang pada intinya law attraction akan berujung pada pengingkaran adanya tuhan, karna menurut hukum itu sesuatu itu terjadi karna pikiran manusia bukan karna sebab lain (kehendak tuhan)

the secret juga memanipulasi anjuran "berpikir positif" menjadi giringan untuk percaya pada hukum tarik menarik.

percaya atau tidak buku the secret dengan law attraction-nya adalah buku terkonyol yang coba didukung oleh bukti ilmiah yang sama sekali tidak ilmiah (karena tak bisa dibuktikan)

saya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat orang percaya dengan law attraction versi the secret

good job karangsati!

Agus Gemblung said...

emang harus diwaspadai, fikiran bisa jadi berhala yang kita sembah,
tapi jujur, setelah gue baca buku ts, gue lebih ngerasa Allah Maha Besar, Maha Pengasih dan Maha Penyayang...
SO...."jangan pernah menganggap sampah adalah sampah belaka, nyatanya banyak orang yang mengais manfaat dari sampah itu sendiri"

dan gue suka sama akhir dari Al Jatsiyah "....bagi kaum yang berfikir",
jadi selamat berfikir-fikir ria, dan selalu ingat dengan sunatullah, karena sunatullah adalah pagar agar tetap pada jalur :D

Anonymous said...

luar biasa wat info nya.. bner2 berguna mas wat nambah wawasan saya..

saya type orng yg slalu melihat kembali ke al-Quran & hadist pas saya mndapat suatu ilmu yg mnurut saya baru. saya sudh mmbaca buku TS bahkan menonton film nya n saat tw semua nya sya kembalikan lg ke Al-Quran dan hadits..

klo menurut saya ( harap di koreksi y klo saya salah ^_^) the secret itu menerangkan bagaimana cara qt berdoa kpada Allah SWT yg cukup effisien karena sistem LoA itu berbicara bahwa suatu tindakan akan menarik hasil yg sama, ada aksi maka ada reaksi.. sma donk kyk kata rasulullah (saya lupa kata2 pasti nya ) "kamu memetik apa yg kamu tanam".. lalu dalam sistem TS ada yg mewajibkan kita untuk bersyukur karena akan melipat gandakan daya nya.. sama seperti dalam al-quran “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS. 14:7)

klo mnurut pandangan saya sebagai orang awam sih sya rasa hampir sama seperti yg saya baca di buku ESQ krangan ari ginanjar agustin bahwa orng luar itu mengerti cara menjalani hidup seperti yg di ajarkan oleh islam namun mereka tidak mengetahui tentang Allah SWT makanya mereka menyebut nya dengan ungkapan lain..

jujur j sih sebenernya meskipun saya umat Islam dari lahir n tumbuh dengan banyak pengajaran Islam yg cukup kuat klo kata orng.. hehe.. tp smpe saat ini saya masih belum tahu lebih jauh tentang ALLAH SWT dan sluruh hal dalam hidup saya ini.. kebanyakan orang hanya tahu Allah itu lewat "katanya".. kata pa ustad, kata pa kiyai, kta ortu.. tp pernah g sekedar kita renungin apakah KITA sudah benar2 mengenal ALLAH??

saya pernah baca di sebuah buku yg katanya bahwa suatu saat nanti kita di kumpulkan di padang mahsyar dan orng2 yg beriman akan di uji oleh Allah, Allah akan memunculkan sosok makhluk yg besar dan mengaku Allah dan hanya org2 yg benar2 mengenal Allah yg tidak akan tertipu. klo KITA hanya tw Allah berdasarkan "Katanya". mungkin kita akan tertipu oleh ujian Allah tersebut..

saya hanya sekedar berbagi pengetahuan j y mas, saya juga manusia yg masih banyak salah nya... mohon maaf y klo ada salah2 kata.. ^_^

Anonymous said...

Cukup membuka pandangan, namun sedikit koreksi, yang di cover the secreat bukanlah darah,, tapi lilin stempel kuno. coba searching tntang lilin stempel,, trimakasih.

budi said...

Trima kasih telah menambah wawasan.Kita tetap berpegang teguh pada Al Qur'an dan Hadits

obat jerawat said...

Rasanya kita tetap harus bijaksana dalam setiap kejadian. Berhati-hati boleh tetapi jangan sampai suudzon.

----------------
Obat Jerawat
Toko Kosmetik Online Makassar
Cream Sari

Anonymous said...

ini blog belum bernah digarap ama orang dedsec ya ?

Anonymous said...

nice infoh.... Good... Good.. Good... Hehehehe...

Anonymous said...

emang gue pikirin...

l ut fi an said...

ah maca ciiiii........ Baru tau ane...

cahaya hati said...

pemikiran yg beragam,bagaimana kita memposisikan dr di hadapan tuhan.

Yunasril Yuzar Mandahiling, SH. said...

LoA.. adalah hasil pemikiran manusia didasari oleh logika dan ilmiah.. sekarang sebagai umat Islam untuk mengkritisi memang paling mudah tanda tak mampu, saya sebagai Muslim dengan membaca Loa justru semakin terang benderang memaknai kebesaran Allah.. saya yakin yang dimaksud Energi Vibrasi atau Alam Energi yang dimaksud QI adalah RUH/RUHANI, kadan kita hanya angguk2 saja ketika Ulama atau Kiyai memberikan Tausyiah karena setiap yang disampaikan kita akui sebagai kebenaran. sekarang dengan mengenai Ilmu Quantum saya jadi lebih dapat memahami secara gamblang mengenai Kekuasaan dan Kebesaran ALLAH SWT. Saya tidak mau sebagai Muslim tapi tidak berfikir Ilmiah...

Yunasril Yuzar Mandahiling, SH. said...

Law Of Attraction selaras dengan Firman Allah dalam hadits qudsi “Aku mengikuti sangkaan hambaKu padaKu, jika sangkaannya baik maka baiklah yang didapatkan, jika sangkaannya buruk maka buruklah yang didapatkan” (HR Ahmad), serta Firman Allah “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu". QS Al Mukmin: 60

Yunasril Yuzar Mandahiling, SH. said...

"Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya'dia akan melihat (balasan)nya. Dan, barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya," (QS Az-Zalzalah [99]: 7-8).
"Dia-lah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan” (QS Al-Mulk [671]: 15).
Hukum Ketertarikan kedua ayat di atas? Perhatikan penggalan ayatnya: “Dia-lah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi.” Pernyataan Allah ini didahului oleh pikiran positif. Allah memberikan keyakinan pada kita bahwa hidup ini mudah, tidak susah. Kita tidak perlu memikirkan kesusahan dalam hidup. Rasakan bahwa hidup ini mudah. Dengan pernyataan tersebut, getaran positif telah terpancarkan ke alam sekitar.

Yan Rusyana said...

software Quantum iklas sangat bermanfaat untuk mempercepat tidurya seseorang. Dengarkan secara khusu dan seksama insya Allah segera idur. manfaat lainnya hampir tidak ada.

lanangjalang said...

LOA itu menurut sy justru berupaya menyadarkan manusia kalau Allah tidak beruang dan berwaktu, Allah tidak berdiam diri dan Allah tidak duduk2 manis di dalam ruang void, steril entah di mana... melainkan dari Yang Maha Kecil sd Yang Maha Besar, di sini, di sana, di situ, di dalam, di luar, di atas, di bawah, putih matamu yg tak terlihat, hitam matamu yg tak nampak, di mana-mana

Ifandi Khainur Rahim said...

"Jangan baca the secret, itu ngancurin agama!"

"Jangan makan di Mc'D itu yahudi!"

"Jangan ngorong! Ntar batal puasa"

"Jangan blablabla, haram!"

Bagi gue semua statement di atas valuenya sama semua, bullshit. Hehe.

Btw gue juga gak percaya sama "The Secret"

Tapi... Selama yang makenay bisa nambahin value dia dan gak nyelakain orang lain, why not?

Van_Goehz said...

Hey hey. Kalau minta apa2 ya sama Allah aja. Kamu gak dikasih sama Allah karena otak dan jiwa kamu belum bersih, bersihkan dulu diri kamu dan otakmu (prasangka burukmu). Tingkat spiritualitas kebanyakan kamu juga masih rata2, sama seperti aku. Otak kamu sangat pintar, tapi hati kamu tertutupi. Kamu masih pake otak, tapi tidak memberi kesempatan pd hati nurani.
Kamu juga sombong dengan otak kamu yang selalu merasa paling benar. Kamu merasa mengikuti terang, padahal kamu mengikuti gelap. Yah begitulah manusia, banyak yang mau jadi New Age Fir'aun jaman skrg. Mau jadi Tuhan kali?

Hamba Allah said...

JGN TERLALU CEPAT KOMENTAR,,, INSYAALLAH ITU YG TEPAT.

kent kilimanjaro said...

ambil hikmahnya...kalo itu membuat kita lebih dekat dg Allah swt,kenapa nggak...yang jelek jang di ambil....jadilah kita tak tersentuh racun aqidah

kent kilimanjaro said...

jagan lihat bukunya....pilih isinya ,pilih ,ambil isinya yg membuat kita lebih yakin dengan segala Allah swt kuasanya

kent kilimanjaro said...

ambil hikmahnya...kalo itu membuat kita lebih dekat dg Allah swt,kenapa nggak...yang jelek jang di ambil....jadilah kita tak tersentuh racun aqidah

Sayaa adalah saya said...

Masa sih ada pengingkaran terhadap TUHAN, sdgkan yg sy pahami dlm law of attraction dr buku quantum ikhlas erbe sentanu yaitu meminta/berdoa kepada Allah, meyakini bahwa Allah akan mengabulkan, berserah kepada Allah kemudian bersyukur... Jd dalam memahami buku tsbt menurut saya jangan terlalu sempit...
Dan sy baca dikomentari ada yg melepas jilbab setelah ikut pelatihan quantum hehehe.. Mungkin pemahamannya yg tersesat sehingga menjadi seperti itu implementasinya. Kalo saya pribadi justru sy lebih merasa dekat dengan Allah dan lebih khusu' setelah mendalaminya.

Itu pribadi saya entahlah yg lain 🙌

Anonymous said...

Dengan hormat, saya dari NON MUSLIM, tapi bukan berarti saya tidak mengenal TUHAN beserta ajaran2nya. Menurut saya, sesat atau tidaknya buku "SECRET" tergantung dari cara pandang masing2. Dan menurut saya, mungkin anda sendiri lah yg tersesat. Saya hanya berargumen berdasarkan logika saya. Mengapa saya berkata anda yg tersesat?
Coba dipikirkan, anggap lah SEMESTA yg dimaksud dibuku tsb. adalah kata lain dari "TUHAN" itu sendiri, dikarenakan agar semua agama dapat menerima apa yg akan disampaikan buku tsb. SIMPLE, but DEADLY kalau dperhatikan.

nb: mengenal agama bukan untuk menjadi fanatik, tapi untuk pedoman hidup. Karena pada dasarnya semua agama sama. Hanya saja penyampaiannya berbeda2 berdasarkan keyakinan orang pertama yg menyebarkan ajarannya.

tengkuputeh said...

Kepada bapak/ibu yang komen diatas saya. Dari sisi agama Islam, buku secret itu sesat begitulah yang dibahas kang Karang. Menurut pandangan anda tidak sesat ya berbeda logika dalam pengambilan keputusan, tak perlu emosi juga kepada penulis dengan mengatakan beliau sesat. Santai saja.